DPR Soroti Kasus Kerugian Investasi Nasabah Asuransi yang Terhubung dengan Produk

Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI, terima aduan dan aduan khalayak luas berkenaan ramainya rugi investasi nasabah asuransi berkaitan produk asuransi (Unit Link).

“Dalam masalah ini, saya pikir kita tidak dapat mempersalahkan nasabah 100% dan benarkan perusahaan asuransi kita 100%. Walau sebenarnya, pengutaraan produk asuransi unit link oleh agen marketing asuransi memberikan keuntungan. Karena kita cuman konsentrasi pada pengutaraan contoh hasil investasi, hingga gagal. Sedikit nasabah yang berasa tertipu.”

Akhirnya, Ketua Harian Partai Gerindra minta polisi menginvestigasi masalah investasi nasabah asuransi yang berkaitan lewat produk asuransi (Unitlink) karena ada beberapa pihak yang sebal.

“Dan kami akan ambil perlakuan tegas untuk memberikan dukungan warga supaya dana pelanggan kami bisa kembali sama sesuai keperluan,” kata Sukhumi Dasco.

Ia menerangkan, permasalahan yang umum terjadi ialah perusahaan asuransi yang tawarkan produk unit link sering cuman memakai contoh untuk pengembalian investasi yang tinggi.

“Jadi saat ditawari oleh agen marketing, penekanannya pada contoh pengembalian investasi, diberi tanda tangan dan dibayarkan untuk contoh, dan polis asuransi tiba. Nach, polis asuransi itu dalam kalimat kecil dan banyak document. Contoh itu telah dipertambah diterangkan dan diberi tanda tangan, jadi tidak pernah dapat dibaca kembali,” terangnya.

Ramainya produk asuransi unit link yang dirasakan warga sebagai cara serius untuk Kewenangan Jasa Keuangan (OJK) untuk selekasnya membuat peraturan tehnis yang lebih mendalam dan ketat, kata Wakil Ketua DPR RI Said. Ini berkaitan dengan permasalahan ini.

“Perubahan unit link ini keseluruhannya benar-benar mengagumkan. Apa perlu? Lebih mendalam dan ketat untuk jamin kejelasan hukum dan kebaikan bersama untuk perusahaan asuransi, nasabah, pemegang polis, dan lain-lain. Ada peraturan tehnis yang atur,” tutur Sufmi Dasco Ahmad.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *