Elon Musk: Robot Akan Menjadi Bisnis yang Lebih Besar dari Mobil Tesla

Elon Musk mempunyai tekad usaha baru tiap tahun dan peluang bisa menjadi robot di tahun 2022. Orang paling kaya di dunia menjelaskan ke investor Tesla jika gagasan produksi robot baru berpotensi semakin besar dibanding usaha otomotif masa datang Tesla. Saya menerangkan kedok, yang disebut cara paling penting yang ditangani Tesla tahun ini. Robot yang diartikan ialah sisi dari project yang disebutkan Optimus, yang dipratinjau tahun kemarin dan jadikan acara itu meme internet yang terkenal.

Tess Labot memakai mekanisme kepandaian bikinan (AI). Ini ialah tehnologi yang serupa yang menolong gerakkan mobil Tesla, kata Mask dalam suatu acara Agustus kemarin. Tetapi, selama ini, tidak ada arketipe yang dibikin. Ia menjelaskan jika ada monitor di “muka” robot 5’8 inch yang belum dibikin dan bisa mengusung 150 pon dan bergerak dengan kecepatan sekitaran 5 mph.

Minggu ini, Musk menjelaskan ke investor jika program pertama robot humanoid ialah pabrik Tesla, yang bertanggungjawab untuk mengalihkan beberapa elemen dalam pabrik. Tetapi di masa datang, Musk percaya itu akan menolong menangani kekurangan tenaga kerja.

Dan awal minggu ini, Musk mentweet. “Tesla AI berpotensi untuk berperanan dalam AGI (kecerdasan buatan), khususnya dengan timbulnya Optimus, karena bisa menantang dunia luar.”

Menyaksikan tweet, AGI nampaknya mengarah pada kekuatan mesin untuk pelajari atau pahami pekerjaan yang sudah dilakukan manusia sekarang ini. Dalam pada itu, Musk awalnya sudah mengingatkan jika AI bisa membunuh peradaban manusia. Dalam tweet yang serupa, ia menambah, “Kontrol robot terbagi penting.”

“AGI ialah permasalahan yang paling susah,” kata Alan Winfield, profesor robotetika di University of the West of England. Ide jika AGI bisa dituntaskan dengan membuat mobil self-driving ialah konyol. Kalaulah mobil dapat jalan sendiri, performnya tinggi, kepandaiannya sempit, bukan AGI,” kata Alan. Angkuh jika musk bisa terlibat dan pecahkan permasalahan. Dari mobil self-driving sampai perjalanan ke Mars, Musk sendiri menyenangi rintangan, beberapa salah satunya sudah sukses. Misalkan, roket SpaceX yang bisa dipakai kembali secara luas dipandang sebagai wakil perkembangan besar dalam penerbangan luar angkasa.

Tetapi, usaha awalnya untuk produksi robot humanoid secara massal dengan ongkos rendah sudah tidak berhasil. Di bulan Juni, konglomerat Jepang Softbank umumkan produksi humanoid kecil yang ramah, lada, tapi project itu sudah disetop dan diteruskan cuman saat robot diperlukan. Ini benar-benar menyebalkan hanya karena sivitas akademisa yang memakainya. Sementara menurut International Federation of Robotics, makin banyak robot yang dipakai di beberapa pabrik di penjuru dunia, dengan rerata 126 robot dipakai per 10.000 pegawai di industri manufacturing sekarang ini.

Seperti diambil dari BBC, banyak yang skeptis dengan gagasan Mask. Filip Piekniewski, seorang insinyur piranti lunak di Accel Robotics, menjelaskan, “Siapa saja yang berpikiran Tesla betul-betul membuat robot humanoid hidup dalam realita lain.” Pangkalan di Mars memungkinkan dibanding bot.” Musk menjelaskan ke BBC News jika ia akan hadapi banyak rintangan.. “Saat dipakai di pabrik, robot wheelbase lebih gampang dibikin, tidak mempunyai permasalahan kesetimbangan, tapi tidak humanoid,” ucapnya. Disebutkan.

Profesor Prescott mengatakan jika jaga robot masih tetap tegak adalah permasalahan paling besar, membuat koordinir tangan-mata dari semua wujud. “Ini ialah permasalahan riset dasar yang penting Anda pecahkan,” ucapnya. Serta robot seperti Atlas, yang direncanakan oleh Boston Dynamics dan dipandang seperti salah satunya bot humanoid paling hebat yang ada, “berdasar tegar pada langit-langit (frasa) saat tidak membuat video.” “Mobil Tesla memang robot, tetapi memiliki bentuk lebih simpel, sehingga kita akan dimulai dari awalnya,” lebih Prescott.

Profesor Winfield sepakat dengan Musk dalam banyak hal. “Salah satu kebenaran yang ia peroleh dari musk ialah jika jalan ke arah AGI ialah lewat robot fisik,” ucapnya. “Kepandaian kita sendiri didasari di dunia riil.”

Konsentrasi robotika baru bos Tesla bisa menyebalkan beberapa konsumen setia, dan Musk mengatakan jika perusahaan tidak mengenalkan mode mobil baru di tahun 2022. Dan ia mempunyai riwayat membuat janji yang cukup berambisi. Pada 2019, Musk menjelaskan Tesla mempunyai satu juta taksi robot di jalan pada tahun akhir 2020.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *